Berubah
Assalamu'alaikum semuanya, mohon izin saya mau sharing karena lumayan banyak yang bertanya tentang yaa bisa dibilang proses 'hijrah'.
FYI saya ngga bermaksud curcol atau menggurui ya, cuma cerita saja apa yang pernah saya alami, siapa tau bisa dijadikan motivasi.
Saya tau, setiap orang ngga ada yang sempurna. Sama sekali ngga ada. Berbuat salah dan dosa itu adalah hal yang wajar dilakukan. Yang ngga wajar adalah ngga mau mengakui kesalahan, ngga mau berusaha jadi lebih baik, dan ngga mau bertaubat dari dosa-dosa yang pernah diperbuat.
Terus ada yang tanya nih
"motivasi buat berubah apa?",
"rintangannya apa?",
"trus nanti gimana?", bla bla bla dan lain sebagainya
Satu hal yang perlu diketahui, saya juga baru menyadari setelah baca banyak artikel singkat jika "hidayah itu dijemput bukan ditunggu", yapp benar sekali. Kemauan untuk menjadi lebih baik dari dalam diri sendiri itu yang mendasari semuanya, semua perubahan yang akan kita alami. Sebagai muslim, yang pertama kali harus dilakukan adalah memperbaiki sholat. Ingat! Sholat itu adalah hal yang sangat wajib. Selanjutnya apa?
Singkat saja, ini tentang 'berubah' khususnya muslimah.
Jadi begini, (proses saya dulu ya :) )
1. Munculkan kemauan kuat dari dalam diri untuk berubah.
2. Berusaha terus pakai hijab kalau di luar rumah dan mau kemanapun. Saya dulu pakainya yang segi empat dilipat jadi segi tiga terus disampirkan ke pundak. Sama tren jipon gitu.
3. Kemudian, ujung jilbab yang biasanya di atas pundak, saya biasakan (maksudnya jadi biasa banget tanpa model, nutup dada, cuma dipeniti doang biar kalau kena angin ngga kebuka).
4. Selanjutnya pakai iket/ciput biar ngga jipon (jilbab poni). Beneran dulu awalnya sumpek banget, ngga karu-karuan gitu dilihatnya. Tapi setelah beberapa hari dicoba jadi bisa kok, jadi rapi.
5. Panjangin jilbabnya. Yang jilbabnya segi empat kayak saya, lipat pas jadi segi tiga dilebihin (jadi bukan ujung ketemu ujung).
6. Terus belajar selalu pakai rok. Jujur dari dulu saya ngga suka pakai jeans. Punya sih celana jeans (pensil ya disebutnya) itu cuma dua dan jarang kepakai. Jadi buat yang terbiasa pakai celana jeans kayak gitu, coba buat ngejauhin. Dan kalau yang masih kesulitan pakai rok, buat ngebiasainnya pakai celana longgar dulu, kek kulot itulah. Kalau rok, ribet pasti. Apalagi naik motor, konsekuensinya nyangkut ke rantai. Jadi hati-hati ya. Tapi setelah terbiasa, jadi muncul sendiri kok rasa nyaman dan antisipasi keribetan saat naik motor atau yang lainnya.
7. Pakai handsock. Walaupun baju lengan panjang, tapi banyak yang kalau tangan digerakin atau nyetir motor gitu, panjang lengan bajunya jadi keangkat. (Ingat ya, batasan aurat tangan perempuan sampai pergelangannya aja), ngga papa sih walaupun ngga pakai handsock, tapi juga harus dipastikan kalau buat aktivitas, lengan baju ngga sampai keangkat.
8. Pakai kaos kaki. (Kaki juga termasuk aurat tuh). Pakai handsock sama kaos kaki juga bisa dibayangin sumpeknya kek gimana. Ya gerah gitu. Tapi harus ditahan, kalau sudah jadi kebiasaan enak kok. Percaya deh ;)
Yaa macam itu prosesnya, cuma bisa sharing tentang perubahan penampilan aja. Jangan khawatir dan jangan takut dikata-katain sama orang lain. Dalam perubahan itu hal pertama yang akan kita dapatkan adalah tentang penerimaan. Orang lain, tetangga, teman, guru, bahkan keluarga terdekat kita saja bisa kurang ngeh sama penampilan baru kita. Yasudahlah memang begitu proses dan ujiannya. Kuat ngga kita? Apalagi kita sebagai perempuan, pasti muncul deh sebutan baru. Pertama pasti dikatain kayak ibu-ibu, ya nggapapa toh kita memang calon ibu. Kemudian disebutlah ustazah, bu hajah, nyai, umi. Dibilang mau ceramah, pengajian, ngajar ngaji, apalah itu. Terus kalau pakai jilbab panjang pernah tuh dulu dibilang pakai slambu, taplak, dibilang selimutan juga. Kalau pakai kaos kaki, dibilangnya "kademen a awakmu, lapo kaos kaki an barang", ya seperti itu bakalan munculnya.
He he nggapapa teman-teman, kita harus melindungi dan menjunjung tinggi kehormatan kita sebagai perempuan. Ngga perlu memerhatikan omongan yang kayak gitu. Yang penting prosesnya dulu, kita harus bisa berubah jadi lebih baik. Pelan-pelan, belajar bareng-bareng. Semangat buat semuanya. Yakin deh, kalau niat kita memang mau jadi lebih baik, Allah pasti akan mudahkan.
Semoga bisa membantu :))
Salamnya tetap dari kampung dingin
Oh firly ngeblog toh sekarang
BalasHapusBen ga mbok kiro madani awmu
HapusTerima kasih kak firly 😘
BalasHapusSama-sama :)
HapusLike 🙌
BalasHapusTerima kasih :)
Hapusdih prosesnya hampir sama kaya ane, barakallah kak, semoga istiqomah;)
BalasHapusAamiin, doanya kembalu
Hapus